Paradoks Opini Audit dan Akuntabilitas Substantif Keuangan Pemerintah Kota Bandung Berdasarkan CAF

Authors

  • Muhammad Abdillah Faqih Mardiansyah Universitas Padjadjaran https://orcid.org/0009-0000-9187-0308
  • Erwin Irawan Universitas Padjadjaran
  • Kalvin Yulnex Universitas Padjadjaran
  • Tita Nurjanah Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i1.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara akuntabilitas formal dan substantif dalam tata kelola keuangan Pemerintah Kota Bandung periode 2022–2024 serta menelaah sejauh mana peningkatan opini audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencerminkan penguatan akuntabilitas publik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis dengan metode analisis dokumen terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, laporan kinerja dan pengawasan, serta regulasi terkait. Data dianalisis menggunakan qualitative thematic content analysis berdasarkan empat dimensi Comprehensive Accountability Framework (CAF), yaitu akuntabilitas birokratik, legal, profesional, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan opini audit dan penguatan SAKIP, SPIP, serta SPBE mencerminkan kemajuan akuntabilitas administratif. Namun, persoalan pengadaan barang/jasa, pengelolaan aset, efektivitas pengawasan, dan integritas aparatur menunjukkan bahwa akuntabilitas substantif belum sepenuhnya menguat. Kondisi tersebut menggambarkan fenomena audit opinion paradox, ketika peningkatan kualitas pelaporan keuangan belum sepenuhnya sejalan dengan kualitas implementasi tata kelola. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi akuntabilitas secara multidimensional melalui penguatan pengendalian internal, kepatuhan substantif, profesionalisme aparatur, serta pengawasan politik dan publik untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kata kunci: paradoks opini audit; akuntabilitas substantif; akuntabilitas formal; tata kelola keuangan daerah; Comprehensive Accountability Framework.

References

Al-Maraghi, I. N., & Nagari, Y. S. R. (2026). Enhancing financial reporting quality through good governance and fiscal capacity: Evidence from West Java. Owner: Riset Dan Jurnal Akuntansi, 10(2), 1513–1524. https://doi.org/10.33395/owner.v10i2.3216

Alam, Q., Rahman, S., & Teicher, J. (2022). Retracing accountability in the Bangladeshi public administration. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-16-5521-0_16

Amyar, F., Hidayah, N. N., Lowe, A., & Woods, M. (2019). Investigating the backstage of audit engagements: The paradox of team diversity.

Badewin, Elizabeth, R., Rusmardiana, A., Rely, G., & Judijanto, L. (2025). Accountability and transparency in local government financial reporting: An empirical study in Indonesia. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 13(4), 831–842. https://doi.org/10.37641/jiakes.v13i4.3642

Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. J. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547

Christie, N. V. (2017). A comprehensive accountability framework for public administrators. Public Integrity.

Diana Hertati. (2023). Improving the Quality of Public Services through Innovation of Online Complaints Based on the Wargaku Application. Journal La Sociale, 4(3), 97–102. https://doi.org/10.37899/journal-la-sociale.v4i3.831

Dubnick, M. J., & Frederickson, H. G. (2014). Accountable governance: Problems and promises. Taylor & Francis Group.

Endang Amalia, Y. S. (2017). PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SEBAGAI PENGEMBANGAN EGOVERNMENT. Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi), 2(1), 81–85. Retrieved from https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/SAKTI/article/view/242/pdf

Istianah, I., Sari, N. P., & Indriani, V. (2024). A systematic review of public sector audits in Indonesia. Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 10(1), 33–54. https://doi.org/10.28986/jtaken.v10i1.1544

Mardatillah, A. M., Guntur, N. F., & Iqbal, M. (2026). The role of risk management in achieving accountable local government asset governance. JURNAP: Jurnal Administrasi Publik, 3(2), 89–96. https://doi.org/10.65943/n26wtc40

Mattei, G., Grossi, G., & Guthrie, J. (2021). Exploring past, present and future trends in public sector auditing research: A literature review. Meditari Accountancy Research.

Novitasari, N., Hafiduddin, H., Ramadhani, A. A., Pardosi, S. H., Walidain, B., & Sari, M. A. (2026). The role of internal control system and audit opinion in financial reporting accountability of Indonesian local governments. International Journal of Contemporary Accounting, 8(1), 41–62. https://doi.org/10.25105/ijca.v8i1.26565

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Panji, I., & Utomo, D. C. (2023). Pengaruh opini audit dan temuan audit terhadap tingkat korupsi pemerintah daerah di Indonesia (Studi empiris pada kabupaten dan kota di Jawa Tengah tahun 2015–2020). Diponegoro Journal of Accounting, 12(2). Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/accounting/article/view/38601

Power, M. (1997). The audit society: Rituals of verification. Oxford University Press.

Prahatiwi, N. H., Periansya, & Aryani, Y. A. (2024). Determinan opini audit atas laporan keuangan pemerintah daerah provinsi di Indonesia. CURRENT: Jurnal Kajian Akuntansi Dan Bisnis Terkini, 5(3), 584–598. https://doi.org/10.31258/current.5.3.584-598

Prakoso, F. B., & Aryati, T. (2024). The effect of control system maturity and the government internal oversight capability level on audit opinions. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 12(1), 55–64. Retrieved from https://jurnal.ibik.ac.id/index.php/jiakes/article/view/2418

Puspita, A. C., & Gultom, Y. M. L. (2024). The effect of e-procurement policy on corruption in government procurement: Evidence from Indonesia. International Journal of Public Administration, 47(2), 117–129. https://doi.org/10.1080/01900692.2022.2093900

Putra, H., Oktarida, A., Aryani, Y. A., Ofasari, D., & Meilansari, S. (2026). Faktor-faktor yang mempengaruhi opini audit atas laporan keuangan pemerintah daerah kota se-Indonesia. Jurnal Riset Terapan Akuntansi, 10(1), 299–311. https://doi.org/10.36257/jrta.v10i1.10982

Rizki, A., & Turner, M. (2023). How do public sector auditors perceive the concept and practice of auditor independence? Evidence from Indonesia. Asia Pacific Journal of Public Administration, 45(2), 199–216. https://doi.org/10.1080/23276665.2022.2110910

Sari, D. N., & Darmastuti, D. (2023). Internal control weaknesses: Its relationship with local government characteristics and follow-up on audit results. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 27(1), 108–117. https://doi.org/10.20885/jaai.vol27.iss1.art10

Shidqi, F., & Arfiansyah, Z. (2025). Good governance and corruption in local governments: The role of internal control and audit. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 29(1), 1–11. https://doi.org/10.20885/jaai.vol29.iss1.art1

Subowo, H. (2020). Mispersepsi opini. Warta Pemeriksa.

Wahib, M. F. N., & Rohman, A. (2025). The influence of internal control system, follow-up on audit recommendations, and government accounting standards implementation on audit opinion with regional loss as mediator. Media Ekonomi Dan Manajemen, 40(2). https://doi.org/10.56444/mem.v40i2.6152

Widanti, N. P. T. (2022). Public service accountability approach in following changes in the new paradigm of public administration. Res Militaris.

Downloads

Published

2026-06-02

Issue

Section

Articles