Tata Kelola Pembangunan Perkotaan Inklusif: Analisis Peran dan Kolaborasi ITDP Indonesia di Jakarta

Authors

  • Najwa Annisa Balqis Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Aisyah Chairani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Edrea Rahma Nabilah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Aniqotul Ummah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i2.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ITDP sebagai aktor non-negara dalam tata kelola transportasi dan pembangunan perkotaan Jakarta, serta mengkaji seluruh intervensi kebijakan transportasi terhadap tata kelola struktur perkotaan dan mobilitas masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-struktur dengan pihak ITDP Indonesia serta studi dokumentasi dari laporan resmi, kebijakan, buku serta artikel ilmiah yang relevan. Pemilihan informan dilakukan dengan purposive sampling, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ITDP Indonesia berperan strategis dalam mendukung tata kelola transportasi dan pembangunan perkotaan  melalui advokasi kebijakan, penyusunan kajian berbasis data, serta bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat. kontribusi tersebut tercermin dalam pengembangan Bus Transit Rapid (BRT), konsep Transit Oriented Development (TOD), dan dukungan terhadap kebijakan transportasi berkelanjutan. Dalam perspektif Urban Morphology, pengembangan transportasi publik berpengaruh terhadap pola penggunaan lahan, meningkatkan konektivitas kawasan, dan mendorong terbentuknya struktur kota yang lebih kompak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ITDP Indonesia berperan penting dalam mewujudkan tata kelola transportasi dan perkotaan Jakarta yang lebih inklusif. Temuan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar pemerintah dan aktor non-negara seperti ITDP dalam menciptakan sistem transportasi yang meningkatkan kualitas masyarakat dan mendukung transformasi tata ruang kota.

References

Akbar, S. J. (2011). Analisis Transportasi Kota Lhokseumawe. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 1(1), 11–18. https://doi.org/10.29103/tj.v1i1.59

Aminah, S. (2018). Transportasi Publik dan Aksesibilitas Masyarakat Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil, 9(1), 1142–1155. https://doi.org/10.36448/jts.v9i1.1135

Arifianto, T. A. (2024). Pancasila sebagai Landasan Kebijakan Transportasi Publik yang Terintegrasi pada Provinsi DKI Jakarta. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 4(2), 251–260. https://doi.org/10.52738/pjk.v4i2.491

Ayuningtias, S. H., & Karmilah, M. (2019). Penerapan Transit Oriented Development (TOD) sebagai Upaya Mewujudkan Transportasi yang Berkelanjutan. Pondasi, 24(1), 45–66. https://doi.org/10.30659/pondasi.v24i1.4996

Consulting, H. A. S. (2024). Perencanaan Transit Oriented Development (TOD): Menuju Kota Masa Depan yang Efisien dan Layak Huni. HAS Consulting.

Conzen, M. R. G. (2004). Thinking about Urban Form: Papers on Urban Morphology, 1932-1998 (M. P. Conzen (ed.)). Peter Lang.

Frazila, R. B., Zukhruf, F., Nugroho, T. S., Karsaman, R. H., & Rahman, H. (2021). Pengembangan Metode Penilaian Indikator Transportasi Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Teknik Sipil, 28(1), 73–82. https://doi.org/10.5614/jts.2021.28.1.8

Hasibuan, H. S., & Mulyani, M. (2022). Transit-Oriented Development: Towards Achieving Sustainable Transport and Urban Development in Jakarta Metropolitan, Indonesia. Sustainability, 14(9), 5244. https://doi.org/10.3390/su14095244

Magnusson, J., & Rachmita, F. (2021). Jakarta Is What Resiliency Looks Like. Sustainable Transport, 32, 6–8.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE.

Moleong, L. J. (1989). Metodologi penelitian kualitatif. Remadja Karya.

Mukaryanti, Zain, A. M., & Suwedi, N. (2006). Keberlanjutan Fungsi Ekologis sebagai Basis Penataan Ruang Kota Berkelanjutan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 7(1), 7–15.

Nurachman, M. F., & Lydia, Y. M. (2025). Sinergi Moda Transportasi Publik di Jakarta: Dampak Kebijakan Tarif Integrasi JakLingko pada MRT Jakarta. Jurnal Ilmiah M-Progress, 15(2), 244–257. https://doi.org/10.35968/mpu.v15i2.1459

Oliveira, V. M. A. de. (2016). Urban Morphology: An Introduction to the Study of the Physical Form of Cities. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-32083-0

Puspitahidayat, K. N., Purnomo, A. B., Tundono, S., & Sanubari, A. F. (2025). Optimalisasi Penerapan Konsep TOD di Kawasan Dukuh Atas: Strategi dan Solusi Berkelanjutan. Metrik Serial Humaniora dan Sains, 6(2), 100–106.

Rachmita, F. (2026). Wawancara Semi-Terstruktur dengan ITDP Indonesia.

Residence, J. (2024). Apa Itu Kawasan TOD (Transit Oriented Development) pada Tata Kota. Jababeka Residence.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. ALFABETA.

Thuang, K. H. (2020). Institutional Development in Public Transport Policy: A Literature Review. Journal of Asian Multicultural Research for Social Sciences Study, 1(2), 18–24. https://doi.org/10.47616/jamrsss.v1i2.31

Usop, T. B., & Ikaputra. (2018). Menelusuri Pembangunan Kota yang Berkelanjutan. Jurnal Perspektif Arsitektur, 13(1), 313–329. https://doi.org/10.36873/jpa.v13i01.1986

Downloads

Published

2026-06-19

Issue

Section

Articles